1Account credentials

  • 2Basic information

  • 3Data Rekening Bank

Selamat datang di CYBER303.COM , agen betting online terpercaya sejak tahun 2007.. Banyak promo yang kami tawarkan pada anda, ayo bergabung bersama kami!

Jalani Operasi, Andik Vermansah Absen Dua Bulan

January 12, 2017 | Berita Bola, Liga Indonesia | ,

Jalani Operasi, Andik Vermansah Absen Dua Bulan

Andik Vermansah

Jalani Operasi, Andik Vermansah Absen Dua Bulan – Cedera winger andalan tim nasional Indonesia, Andik Vermansah rupanya cukup serius. Andik baru saja selesai menjalani operasi dan diperkirakan butuh waktu dua bulan untuk sembuh.

Andik mengalami cedera saat membela Indonesia di Piala AFF 2016 yang lalu. Andik terkapar usai terlibat benturan dengan pemain Thailand pada pertandingan final leg pertama di Stadion Pakansari.

Andik pun tak bisa memperkuat Indonesia melawan Thailand pada laga leg kedua.

“Alhamdulilah operasi kecil lancar. Insya Allah saya akan kembali lagi dalam kurang lebih dua bulan untuk merumput lagi,” tulis Andik akun media sosial instagram miliknya.

Mulanya, cedera Andik sempat diagnosis tidak terlalu parah. Namun, belakangan eks pemain Persebaya Surabaya ini diketahui mengalami masalah pada otot PCL di lututnya. Jalan operasi pun ditempuh untuk menyembuhkan pemain kelahiran Jember ini. (DOA)

CYBER303.COM merupakan Agen Judi Bola Terpercaya yang melayani pembukaan akun untuk Taruhan Bola SBOBET, IBCBET, CASINO, Tangkas. Transaksi cepat dan aman selama 24jam dengan minimal deposit 50 ribu rupiah

Indonesia Gilas Malaysia 2-0

September 15, 2014 | Berita Bola, Liga Indonesia | , , , ,

timnas1

Tim nasional Indonesia berhasil meraih hasil positif saat menghadapi laga persahabatan kontra Malaysia, di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (14/9/2014). Dalam pertandingan tersebut, Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia dengan skor 2-0.

Menjelang akhir laga Samsul Arif Munif mengunci kemenangan Indonesia lewat gol kedua di menit 88.Trio pemain menyerang Indonesia yakni Zulham Zamrun, Samsul Arif, dan Irfan Bachdim berusaha menembus pertahanan Malaysia.

Timnas U-21 Telan Kekalahan Ketiga di COTIF

August 16, 2014 | Berita Bola, Liga Indonesia

Gambar-Timnas-U-23-Sea-Games-2011

Valencia – Tim nasional Indonesia U-21 menelan kekalahan ketiganya di turnamen COTIF. Kali ini anak asuh Rudy Keltjes takluk dengan skor tipis 0-1 dari Argentina U-20.

Dalam laga ini, timnas U-21 mendapatkan tekanan sejak peluit awal dibunyikan. Sejumlah peluang pun mengancam gawang, namun beberapa kali berhasil diamankan. Setidaknya dua kans Argentina yang juga mentah oleh mistar gawang.

Terus-menerus ditekan, Indonesia pada akhirnya harus kemasukan juga. Di menit ke-28, sebuah kesalahan dari kapten Rudolf Yanto Basna dalam membaca umpan terobosan dimanfaatkan oleh Luciano Cabral untuk menaklukkan kiper Jufrianto.

Usai mencetak gol, Argentina melanjutkan tekanan tapi gagal mencetak gol tambahan. Sementara timnas U-21 juga tak berhasil menyamakan skor, sehingga menutup laga dengan kekalahan ketiga dari tiga laga yang sudah dilalui sejauh ini.

Kekalahan ini menjadi hasil ‘terbaik’ timnas U-21, setelah sebelumnya takluk 0-4 dari Mauritania U-20 dan 0-2 Levante B. Setelah ini, giliran Barcelona U-19 yang akan dihadapi Rudolf Yanto Basna dkk. pada MInggu (17/8/2014) dinihari WIB, yang sekaligus akan menutup perjalanan mereka di Spanyol.

Belum mengumpulkan poin satupun, timnas U-21 sementara menempati posisi juru kunci dari lima tim yang berada di Grup A. Mereka sudah kebobolan tujuh gol dari tiga pertandingan tanpa sekalipun mencetak gol.

Suporter Berulah, Persija Didenda Komdis Rp 75 Juta

August 15, 2014 | Berita Bola, Liga Indonesia

jak

Komisi Disiplin PSSI membuat putusan menghukum Persija Jakarta terkait ulah suporter mereka saat menjamu Persib Bandung. Klub ibukota itu didenda sebesar Rp 75 juta.

Pada pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 10 Agustus lalu, sekelompok suporter tuan rumah diketahui menyalakan petasan dan flare. Tak hanya itu, suporter juga terdengar menyanyikan yel-yel dengan kata-kata kasar, yang ditujukan pada pendukung/tim tamu.

Denda yang dijatuhkan Komdis kali ini lebih besar dari hukuman sebelumnya saat laga kandang melawan Semen Padang pada 8 Februari lalu. Ketika itu, Komdis menghukum Persija dengan denda Rp 50 juta.

“Karena tindakan ini merupakan pengulangan, sehingga kami akumulasi menjadi Rp 75 juta,” tukas Ketua Komdis PSSI Hinca Panjaitan di Jakarta, Jumat (15/8).

Ditambahkan Hinca, apabila pelanggaran ini terulang kembali, pasukan “Macan Kemayoran” terancam akan mendapatkan hukuman lain.

“Jika kejadian lagi, maka siap-siap laga kandang Persija tanpa penonton,” ucapnya.

Van Dijk Punya Utang Rp 2,7 Miliar ke Persib

July 13, 2014 | Liga Indonesia

sergio van dijk sepahan latihan

Kepindahan Sergio Van Dijk dari Persib Bandung ternyata menyisakan luka. Kubu ‘Maung Bandung’ menyatakan pemain naturalisasi yang kini main di Liga Thailand tersebut masih punya hutang sebesar Rp 2,7 miliar.

Seperti diketahui, Van Dijk memutuskan hijrah dari Persib ke klub Iran, Sepahan FC, sekitar satu bulan sebelum kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014 bergulir. Tak ada alasan yang jelas prihal transfer tersebut.

Ternyata, transfer tersebut tidak semulus perkiraan. Manajer Persib, Umuh Muchtar, secara terbuka menyatakan berhak mendapatkan ganti rugi sebesar 250.000 USD atau sekitar Rp 2,7 miliar dari transfer Van Dijk ke Sepahan.

“Harusnya dia bertanggungjawab untuk memenuhi kewajibannya. Dalam kesepakatan awal, waktu dia menyatakan akan pindah, Sergio bertanggungjawab membayar 100.000 dollar, sementara klubnya (Sepahan FC) membayar sisanya (150.000 USD),” ucap Umuh saat dihubungi VIVAbola, Sabtu 12 Juli 2014.

Namun, dalam perkembangannya hingga tujuh bulan atau Juli 2014, Sergio maupun Sepahan tak kunjung menyelesaikannya. “Waktu dapat kabar dia sekarang main di Thailand, itu makin membuat saya kecewa. Harusnya dia selesaikan dulu urusan sama Persib,” ujar Umuh.

Kepindahan Van Dijk ke Thailand memang cukup membuat kecewa Persib. Sebab sempat muncul kabar jika, bomber plontos itu akan kembali ke Persib pada putaran kedua ISL musim 2014. Hal itu dilakukan sebagai sebagai bentuk ‘diplomasi’ kubu Van Dijk dalam upaya menyelesaikan persoalan dan rasa tanggungjawabnya.

“Kita lihat saja kalau tak ada itikad baik dan tidak ada niat menyelesaikan, kita akan tak akan segan membawanya secara hukum,” tegas Umuh.

PBR Gagal Dapatkan Irfan Bachdim

May 29, 2014 | Liga Indonesia |

irfan Bachdim Ventforet Kofu

Pelita Bandung Raya (PBR) sebenarnya menginginkan Irfan Bachdim untuk memperkuat lini depan timnya di Indonesia Super League (ISL) 2014. Namun, keinginan PBR tersebut bertepuk sebelah tangan karena Irfan Bachdim menolak. Pemain blasteran Indonesia-Belanda itu masih ingin merintis karir di Jepang bersama Ventforet Kofu.

“Kami batal merekrut Irfan Bachdim. Dia sudah memutuskan untuk tetap di Jepang. Kami masih mencari dua pemain lagi untuk gelandang tengah dan striker asing Asia,” ungkap Dejan Antonic di Bandung belum lama ini.

Kegagalan menggaet Irfan Bachdim tidak membuat kubu PBR kecewa. The Boys Are Back pun memburu satu pemain asing asal Asia untuk melengkapi skuatnnya di putaran kedua ISL 2014.

“Kami mencari satu pemain asing Asia. Kami sudah berkomunikasi juga dengan pemain asal Jepang dan Korea. Ada gelandang tengah lokal. Usianya masih muda tapi berpengalaman. Dia berusia 21 atau 22 tahun,” ungkap Dejan Antonic.

Irfan Bachdim sendiri sebelumnya menegaskan bahwa ia belum ingin kembali ke Indonesia dan bergabung lagi dengan klub di tanah air. Eks pemain Persema Malang ini bertekad membuktikan kemampuannya dulu di negeri sakura.

”Apabila kembali ke Indonesia sekarang, itu artinya saya gagal di Jepang. Saya memang rindu dengan Timnas Indonesia. Tapi saya bukan tipe orang seperti itu, yang mudah menyerah,” tandas Irfan Bachdim.

Eks pemain Chonburi FC Thailand ini baru saja melakoni debutnya untuk Ventforet Kofu kendati bukan di kompetisi J-League. Irfan Bachdim turun sebagai pemain pengganti pada menit 76 di ajang Nabisco Cup kontra Tokushima Vortis dan berakhir dengan kemenangan 1-3 untuk Ventforet Kofu.

Ajax Amsterdam Bungkam Persija 3-0

May 11, 2014 | Liga Indonesia |

Persija vs Ajax

Persija Jakarta mendapat pelajaran berharga jelang mengarungi putaran kedua Indonesia Super League. Persija dikalahkan 0-3 oleh tamunya dari negeri kincir angin Belanda Ajax Amsterdam, pada laga uji coba Internasional yang dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (11/5/2014) malam.

Ajax yang datang sebagai pemegang gelar juara liga Belanda (Eredivisie) yang telah dipertahankan selama empat musim berturut-turut hanya menurunkan beberapa pemain inti seperti Christian Poulsen, Mike van der Hoorn dan Lerin Duarte di daftar starting line up nya.

Di dua menit awal babak pertama, kedua tim sempat membuka peluang lewat sebuah Crossing. Umpan silang Sheraldo Becker mampu dipatahkan pertahanan Persija yang dikomndoi Fabiano Beltrame. Begitupun umpan striker Persija, Ivan Bosnjak, yang mampu dipatahkan.

Pertahanan Persija terus digempur oleh Ajax yang memanfaatkan dua winger mereka untuk mengalirkan biola ke Lucas Andersen sang target man. Satu peluang emas Lucas Andersen yang tak terkawal menerima umpan Lesly De Sa, namun sundulannya masih melenceng tipis dari gawang Andritany.

Gol yang ditunggu-tunggu untuk para pendukung Ajax akhirnya datang pada menit 13. Kesalahan antisipasi Syahrizal mampu dimanfaatkan Andersen untuk menceploskan bola ke gawang Macan Kemayoran. 1-0 Ajax unggul.

Lepas gol pertama, Ajax makin pede meningkatkan serangan. Gol kedua tercipta tiga menit berselang setelah kesalahan kordinasi pertahanan Persija mengantisipasi serangan balik dimanfaatkan bek Mike van Der Hoorn jadi gol. Unggul 2-0, Ajax tak mengendurkan intensitas serangan.

Persija hingga menit 25 belum melakukan serangan yang berbahaya ke daerah pertahanan Ajax. Dua umpan terobosan Ivan Bosnjak ke Rahmat Affandi masih mampu dipatahkan bek juara Eredivisie musim ini.

Meski Persija sempat meningkatkan intensitas serangan di akhir babak pertama, kedudukan 2-0 untuk Ajax tetap bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persija meningkatkan intensitas serangan. Duet Bosnjak dan pemain pengganti, Habib Bamogo cukup menjanjikan dan beberapa kali melakukan kerja sama umpan yang apik.

Ajax yang melakukan pergantian pemain besar-besaran membuat Ajax kembali meraba permainan Persija yang pertahanannya cukup solid di awal babak pertama.

Persija mempunyai peluang emas menit 66 yang berawal dari sisi kiri penyerangan. Umpan Ramdani Lestahulu dari sisi tersebut mengarah ke Bamogo yang tak terkawal, namun gagal menyambut bola dengan baik.

Hujan yang mengguyur SUGBK tak mematahkan semangat pemain Ajax untuk menambah gol. Menit 70, akselerasi Lerin Duarte dari sisi kanan diselesaikan secara apik lewat sepakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti yang membuat pemegang 33 titel Liga Belanda ini unggul 3-0.

Hujan yang mengguyur membuat permainan kedua tim kurang maksimal. Alhasil hingga akhir pertandingan skor 3-0 tetap tak berubah.

6 Pelatih Berguguran di Putaran Pertama ISL 2014

May 10, 2014 | Berita Bola, Liga Indonesia |

250784_archan-iurie-saat-masih-melatih-persita-tangerang_663_382Kerasnya Liga Super Indonesia (ISL) tentu akan memakan korban. Sampai paruh musim ini, tercatat sudah enam pelatih yang harus terdepak dari posisinya.

Partai-partai tengah pekan ini menjadi tanda pertengahan musim ISL 2014. Arema Cronus dan Mitra Kukar sukses keluar sebagai juara paruh musim.

Saat banyak klub-klub merasakan sukses, pasti ada juga klub yang mendapatkan hasil-hasil buruk. Tim-tim papan bawah pun akhirnya harus membuat sejumlah perubahan signifikan.

Tentu saja, posisi pelatih menjadi yang paling rawan. Baik pelatih impor atau lokal semua tidak menjamin posisinya akan aman. Berikut enam nama pelatih yang terdepak dari posisinya sampai paruh musim ISL 2014:

1. Jorg Steinburnner (PSM Makassar)

Perjalanan karir pria Jerman ini di PSM ternyata hanya bertahan empat bulan. Jorg harus rela dicopot dari posisinya pada 12 Februari silam.

Penampilan PSM yang buruk jadi alasan, menduduki posisi buncit Grup 2 saat Jorg dilepas. Penunjukan Rudi Keltjes sebagai pengganti membuahkan hasil. “Juku Eja” akhirnya meraih kemenangan dan saat ini naik satu peringkat ke posisi 10.

2. Daniel Roekito (Persepam MU)

Kurang menawannya penampilan Persepam MU, membuat pelatih gaek ini jadi pelatih kedua yang harus rela dipecat. Dari enam laga, Daniel hanya menang satu kali dan dua kali imbang. Sisanya kalah.

Dua kekalahan beruntun dari tim Jawa Timur dari Persela Lamongan (0-3) dan Persebaya Surabaya (1-4) menjadi alasan utama. Eks pelatih Persib Bandung itu mundur pada 15 Maret dan akhirnya digantikan oleh Archan Iurie.

3. Archan Iurie (Persita Tangerang)

Kedatangan Iurie ke Persepam MU hanya selang lima hari setelah dirinya mundur dari kursi pelatih Persita. Ia saat itu mundur dengan alasan ada masalah keluarga.

Saat itu, Persita asuhan pelatih Moldova itu tampil cukup baik. “Laskar Cisadane” saat itu bercokol di peringkat tujuh Grup 1. Archan Iurie akhirnya digantikan oleh eks asisten pelatih Timnas Indonesia, Fabio Oliveira.

4. Agus Yuwono (Gresik United)

Tidak bisa mengasuh Otavio Dutra cs dengan baik jadi alasan manajemen GU menghentikan kontrak Agus, saat itu tim berkostum kuning itu sedang duduki peringkat sembilan Grup 1.

Pada hari yang sama, 21 April 2013, GU menunjuk pelatih asal Argentina, Alfredo Vera. Namun, penampilan anak-anak Gresik masih belum meningkat karena hanya raih dua hasil imbang dalam empat laga bersama Vera sehingga melorot satu posisi.

5. Raja Isa (Persijap Jepara)

Pria Malaysia ini jadi nama pelatih asing yang terakhir dilepas oleh klubnya. Raja Isa memang kesulitan meningkatkan permainan Persijap Jepara selama separuh musim ISL 2014.

Raja Isa hanya bisa menang satu kali, seri satu kali dan tujuh kali telan kekalahan menempatkan Persijap di dasar klasemen Grup 1. Dipermalukan 1-4 di kandang Barito Putera jadi laga terakhirnya sebelum dipecat 29 April kemarin.

6. Robby Maruanaya (Perseru Serui)

Pelatih terakhir yang dipecat oleh klub ISL adalah Robby Maruanaya usai Perseru memutus kontraknya. Padalah ia pelatih yang membawa klub Papua itu promosi ke ISL.

Penampilan Perseru sendiri sepanjang awal musim ini kurang baik. Setelah menang di laga pembuka, “Cendrawasih Jingga” hanya bisa menang dua kali dalam delapan laga berikutnya. Mereka pun terancam degradasi.

Robby akhirnya diganti oleh asisten pelatihnya, Choirul Huda, sejak 2 Mei kemarin. Perubahan itu berbuah manis karena Perseru sukses menahan imbang Persipura Jayapura 0-0 pada laga terakhir paruh pertama kemarin. Mereka pun perlahan naik ke peringkat delapan klasemen.

Persebaya Tambah Penyerang di Putaran 2

May 4, 2014 | Liga Indonesia |

Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya telah menyelesaikan seluruh pertandingan putaran pertama Liga Super Indonesia (ISL) 2014 Grup 2. Dari 20 laga yang sudah dilalui, Baju Ijo mengemas 17 poin dan gagal menjadi juara paruh musim.

Persebaya sebenarnya mampu mengemas 20 poin. Namun Bajul Ijo harus merelakan tiga poin menguap sia-sia akibat sanksi FIFA terkait “dosa” manajemen lama. “Saat ini kita dapat 17 poin setelah dikurangi sanksi FIFA. Itu sudah sesuai target,” kata Pelatih Persebaya, Rahmad Darmawan, Sabtu, 3 Mei 2014.

Meski demikian, RD tidak berpuas diri. Mantan pelatih Persipura Jayapura itu telah melakukan evaluasi terhadap penampilan timnya selama di putaran pertama. Hasilnya: keterbatasan stok pemain membuat rotasi pemain masih terhambat.

“Mengacu klub-klub lain seperti Persib, Persipura dan Arema, mereka punya 18 pemain yang kemampuan dan skillnya tak berbeda jauh. Sehingga gampang ketika melakukan rotasi atau perubahan skema,” beber Rahmad.

RD memang tidak membantah kalau di timnya kini bercokol pemain-pemain berkualitas. Banyak di antaranya merupakan jebolan tim nasional (timnas). Namun RD menyoroti minimnya jam terbang sejumlah pemain muda yang ada di timnya.

“Saya akui, banyak pemain muda di tim yang skillnya bagus. Tapi mereka minim jam terbang. Riskan kalau dipaksakan cepat. Harus bertahap. Bahkan saya sudah terapkan itu dengan selalu memberi kesempatan sesuai kebutuhan tim,” bebernya.

Dari 24 nama yang sudah didaftarkan ke PT Liga Indonesia, lima diantaranya belum menginjak usia 21 tahun. Sehingga manajemen sempat memutuskan untuk meminjamkan ke Persebaya U-21. Dalam perkembangannya, Novri Setiawan (wingback), Ahmad Hisyam ‘Tolle’ (fullback), Vava Mario Yagalo (fullback), Zainal Haq (fullback) dan Abdurrahman Lestaluhu (winger), masih sering dimasukan line up pemain. Novri bahkan dipasang sejak awal ketika menekuk PSM Makassar di partai terakhir untuk gantikan posisi Alfin Tuassalamony yang cedera engkel.

Langkah ini memunculkan prediksi jika RD akan memberi ruang lebih kepada pemain lapis kedua di lini belakang, meski hanya turun sebagai pengganti. Sedangkan untuk menutup kekurangan di sektor gelandang dan barisan striker, RD menyatakan sudah menjalin komunikasi dengan agen pemain incaran. “Paling cepat Senin (5 Mei) ada kepastian jadi tidaknya pemain baru nanti,” ungkapnya.

Gelandang memang jadi perhatian RD. Perubahan skema memang tak serta merta menghilangkan posisi salah seorang pilar. Itu tak lepas dari syarat utama ketika merekrut pemain yang wajib bisa melakoni dua posisi. “Susahnya kalau ada pilar gelandang yang absen. Kemampuan pengganti ada yang belum bisa mengikuti skema itu. Salah satu incaran pemain asing adalah yang menempati posisi gelandang. Dia pemain lama yang saya nilai cocok ditempatkan di posisi itu.”

Sedangkan untuk trisula bomber, RD juga akui kehilangan jika salah satu absen. Pos Emanuel Pacho Kenmogne sebagai target man, didukung Fandi Eko Utomo di kiri dan Greg Nwokolo di kanan sebagai false nine, begitu ada yang absen, sulit mencari pengganti. “Karena itu, penting menjaga komposisi pemain. Paling tidak, jika ada yang absen penggantinya tidak perlu waktu lama mengikuti irama tim.”

Alfred Riedl Abaikan Pemain Persipura

May 1, 2014 | Liga Indonesia

persipura team 2014

Pelatih Timnas Indonesia senior, Alfred Riedl, mengabaikan para pemain dari Persipura Jayapura untuk laga ujicoba melawan ASEAN All Stars yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta pada Minggu (11/5/2014) mendatang. Tidak ada satu pun pemain Persipura yang dipanggil ke Timnas Indonesia untuk pertandingan tersebut.

Dalam daftar pemain Timnas Indonesia yang dirilis oleh Badan Tim Nasional (BTN) belum lama ini, tidak ada nama-nama punggawa tim Mutiara Hitam seperti Boaz Solossa, Imanuel Wanggai, Titus Bonai, Ferinando Pahabol, Ruben Sanadi, Ian Louis Kabes, dan lainnya.

Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Widodo C. Putro, mengatakan bahwa pihaknya memang tidak memanggil para pemain Persipura terkait laga AFC Cup 2014 yang akan dijalani anak-anak asuhan Jacksen F. Tiago.

“Pemain Persipura memang tidak dipanggil karena mereka masih akan menjalani pertandingan,” ungkap Widodo C. Putro di Jakarta belum lama ini.

Namun anehnya, Alfred Riedl tetap memanggil para pemain Arema ke Timnas Indonesia senior untuk menghadapi ASEAN All Stars. Padahal, sama halnya dengan Persipura, tim Singo Edan juga masih akan berlaga di AFC Cup 2014.

Bahkan, cukup banyak pemain Arema yang dipanggil ke Timnas Indonesia dan semuanya adalah pemain inti, seperti Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Hendro Siswanto, Ahmad Bustomi, Irsyad Maulana, Samsul Arif, dan Cristian Gonzales. Pihak Arema sendiri telah menyatakan keberatannya atas pemanggilan tersebut.

“Tidak mungkin kami melepas mereka. Sampai sekarang kami juga belum mendapatkan pemberitahuan dari PSSI soal pemanggilan pemain Arema ke timnas,” ungkap CEO Arema, Iwan Budianto, Rabu (30/4/2014).

“Sangat sulit soalnya, karena tangga 11 Mei 2014 kami harus berangkat ke Hongkong (di laga AFC Cup 2014). Daripada tidak maksimal bermain di dua tim. Lebih baik fokus ke salah satu. Ya tentu kami memilih ke AFC Cup karena ini menyangkut nama bangsa,” tambahnya.